Connect
To Top

Hebat! Anak Usia Enam Tahun Bangun Sekolah Gratis

Bandung, hanivamagazine.com – Mungkin banyak di antara kita yang saat ini masih sibuk dengan gadget masing-masing hingga lupa akan kegiatan sosial. Tetapi hal itu tidak berlaku oleh anak bernama lengkap Qanita Muthmainatunnisa (8) atau yang akrab disapa Nanit. Di usianya yang masih 6 tahun, Nanit yang senang mengajar ini terinspitasi untuk mendirikan Sekolah Gratis. Disebiut Sekolah Gratis karena mereka yang menjadi murid-murid di sini tidak dipungut biaya untuk belajar.

Awalnya sang ibu, Indari Mastuti hanya memperhatikan setiap gerakan yang dilakukan oleh putrinya. Mulai dari mengajar menari, mewarnai, matematika hingga membantu teman-temannya mengerjakan PR sekolah. “Nanit itu suka mengajar, saat itu usia Nanit masih kelas 1 SD. Muridnya juga masih sedikit 8-10 orang saja, saya melihat Nanit masih tetap konsisten mengajar, sampai ia sudah kelas 3 SD,” ujar Indari saat diwawancarai Hanivamagazine.com, pada Sabtu (17/6) melalui Whatsapp,

Semula Indari hanya berpikir jika yang dilakukan anaknya ini hanya iseng sesaat saja, Namun karena sang anak terlihat serius bahkan pernah mengajukan proposal pembuatan seragam untuk murid-muridnya pada dirinya, Indari pun yakin jika anaknya tidak main-main. Karenanya, ia pun akhirnya berkolaborasi dengan sang anak untuk melakukan aktivitas sosial ini

“Melihat kekonsistenan Nanit saya kemudian menawarkan diri untuk mengurus Sekolah Gratis ini, lalu Nanit bilang ya sudah bunda yang jadi kepala sekolahnya, akhirnya saya coba mengembangkan sekolah gratis ini. Baru mulai Ramdhan ini ternyata responnya begitu positif semakin banyak yang belajar di Sekolah Gratis di sini,” ungkap Indari.

Saat ini sudah tercatat ada 100 murid yang mengikuti sekolah gratis yang Nanit dan ia buat di garasi rumah. Meski kehadiran murid yang belum konsisten namun setiap harinya Sekolah Gratis ini menampung hingga 50-80 murid aktif yang belajar di sana. Muridnya mulai dari umur 6-12 tahun, jam belajarnya sendiri dimulai pukul 16.30 – 17.15 WIB diajar oleh empat guru, yakni Nanit, Indari, tim Indscript dan guru silat.

Mata pelajaran yang diajarkan pun ialah mata pelajaran yang tidak diajarkan di sekolah formal. Itu juga salah satu masukan dari sang ayah. Salah satunya karakter building, belajar silat, dongeng, menonton film seperti kisah anak ke orang tua, perjalanan serta perjuangan nabi, mewarnai, menari dan lain sebagainya.

Melalui Sekolah Gratis ini Indari mempunyai visi yaitu, mencetak anak Indonesia yang agamis, mandiri, kreatif, inovatif, dan berbudi pekerti. Ia juga menerapkan pola ajar yang berbeda dan tentunya menyenangkan bagi anak didiknya. Harapan kedepan Indari ingin semakin banyak Sekolah Gratis, dan makin banyak anak-anak berkarakter positif sehingga melakukan kegiatan yang tentunya positif.

Melihat banyaknya manfaat dari Rumah Gratis ini, Indari pun mengajak temna-teman di komunitas IIDN dan IIDB untuk mengembangkan Rumah Gratis ini. Alhasil, saat ini sudah ada 13 titik Rumah Gratis yang terbesar di luar Bandung. (Eva/ft Facebook Indari Mastuti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in INSPIRING