Connect
To Top

Jika Kamu Alami Gejala Ini, Stop Main Sosmed!

hanivamagazine.com- Media sosial memang hampir enggak bisa lepas dari keseharian kita saat ini. Bahkan , tak hanya satu para selebriti memilih untuk menutup akun instagram mereka untuk jiwa yang lebih tenang dan terhindar dari komentar negatif warga net.

Menurut psikolog klinis Felicia Ilona Nainggolan, ada momen yang menandakan saatnya berhenti main medsos. Durasi jeda bergantung efek yang ditimbulkan medsos, bisa dalam hitungan hari atau berhenti selamanya.

“Kita harus waspada jika kehidupan sehari-hari, pekerjaan, dan relasi mulai terganggu gara-gara medsos misal akibat komen negatif. Bila ini terjadi sebaiknya break dulu hingga kondisi mental dan keseharian lebih siap menghadapi medsos,” kata Felicia.

Ia menerangkan, salah satu efek buruk medsos meliputi adiksi dengan menghabiskan lebih banyak waktu di medsos, kurang update atau fear of missing out (FOMO), dan membuat perbandingan. Menurutnya, kasus perbandingan banyak ditemui pada remaja yang menjadi kliennya. Hal ini membahayakan dan menyedihkan, karena remaja takut dibandingkan bila akun dan unggahannya hanya mendapat sedikit like atau komen.

Efek buruk komen negatif di medsos mungkin bisa lebih parah daripada komunikasi langsung. Menurut Felicia lagi, hal ini dikarenakan minimnya rasa bersalah yang timbul usai melontarkan komen negatif secara online. Berhenti sementara atau selamanya adalah metode pencegahan terhadap efek buruk medsos.

Jadi mulai sekarang , kita harus bijak dalam menggunakan media sosial. Kapan harus berhenti kapan harus berbagi moment dengan teman didunia maya.

Reporter : Ranov

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in NEWS