Connect
To Top

MAHASISWA UNAIR CIPTAKAN KUTEKS SEHAT DAN ALAMI BERBAHAN RUMPUT LAUT

Surabaya, hanivamagazine.com – Perempuan mana yang tidak menyukai kecantikan. Itulah yang menyebabkan
produk kosmetik kian berkembang pesat. Segala bentuk dan variasi ada di pasaran. Salah satunya produk pewarna kuku atau kuteks ini layak dipertimbangkan. Mengingat maraknya bahan kimia yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatannya.

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Unair berhasil membuat inovasi baru produk kuteks sehat dengan bahan alam. Rumput laut merupakan bahan dasar yang dipergunakan karena memiliki kandungan antioksidan yang untuk menjaga kesehatan kuku. Produk yang mampu meminimalisir penggunakan bahan kimia pada kutek diberi nama “Reds Nail Polish”.

Iis Suryanti ketua kelompok Program Kreatif mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKMK) mengatakan, sengaja membuat inovasi baru di bidang kecantikan agar aman dipergunakan dalam jangka panjang. ‘’Kita semua tahu kan, efek dari penggunakan bahan kimia yang terus menerus. Makanya kita mempergunakan bahan dasar alami,’’ katanya memberi alasan.

Dari sisi usaha, katanya lebih lanjut, kutek dari rumput laut berpotensi memiliki prospek cerah. Karena memanfaatkan bahan alami serta meningkatkan kesadaran konsumen pemakai kutek berbahan kimia dari efek samping yang kemungkinan bisa terjadi.

”Rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup lengkap,” kata Iis Suryani, seraya merinci bahwa rumput laut mengandung air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%), lemak (8,6%) serat kasar (3%) dan abu (22,25%). Selain unsur tersebut rumput laut juga mengandung enzim, asam nukleat, asam amino, vitamin (A,B,C,D, E dan K) dan makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium, selenium serta mikro mineral seperti zat besi, magnesium dan natrium.

”Kandungan asam amino, vitamin dan mineral rumput laut mencapai 10-20 kali lipat dibanding dengan tanaman darat. Pewarna kuku ini juga dapat digunakan sebagai usaha pencegahan kanker. Karena kandungan vitamin C pada rumput laut mengandung antioksidan yang mencegah gejala kanker dan merawat kesehatan kuku,” tambah Iis didampingi empat rekannya, Neneng Apriliasanti, Rino Putri Munziatih dan Depril Meriza Astutik.


Produk “Reds Nail Polish” sudah didesain secara praktis, sederhana dan penggunaannya juga mudah. Dari sisi pemasaran masih terbuka, sebab pemafaatan rumput laut dalam karagenan sebagai kuteks masih jarang. Sehingga produk ini dapat memajukan produsen rumput laut serta sumber daya alam perairan di Indonesia.

“Pemilihan bahan utama ini semoga dapat meningkatkan daya tarik masyarakat, terutama perempuan untuk hidup sehat dengan mengurangi penggunaan kosmetik dari bahan kimia,” tambahnya.

Kutek ‘Reds Nail Polish’ ini dijual dengan harga relatif murah. Dapat dijangkau semua kalangan. Bentuknya relatif kecil, mudah dibawah kemana saja dan tidak memakan tempat. Bahan baku utama yang asli dari keanekaragaman perairan Indonesia. (ita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in INSPIRING