Connect
To Top

Muslimah Di Amsterdam Bebas Beribadah dan Mengenakan Hijab

Hanivamagazine.com – Islam memasuki Belanda sejak warga Turki Utsmani dan Persia telah pindah dan menetap di Kota Amsterdam yakni pada abad ke 16. Saat itu pemerintah Belanda membolehkan warga pendatang untuk beribadah sesuai agama yang dianutnya.

Setelah itu, Belanda menampung sekelompok kecil pengungsi muslim di Semenanjung Iberia. Puluhan pelaut Belanda masuk Islam dan bergabung dengan bajak laut Barbary di Pelabuhan Afrika Utara. Beberapa di antara mereka bahkan menjadi perwira tinggi di angkatan laut Turki. Pada masa itu, banyak pelaut bertobat dan memeluk Islam.

Kedatangan Muslim terjadi melalui migrasi perkawinan dan undang-undang keluarga. Sebagian besar imigran Maroko dan Turki menikahi orang-orang dari negara asalnya. Akhir-akhir ini, Belanda mengeluarkan undang-undang imigrasi yang memaksa mereka yang akan menjadi imigran dan mitra Belanda untuk mematuhi persyaratan yang sangat ketat.

Saat Ini sebanyak 17 juta orang hidup di Belanda. Mereka yang berasal dari beragam latar belakang ke agamaan hidup berdampingan, penuh toleransi. 907 ribu di antaranya bergama Islam, berdasarkan survei statistik pemerintah Belanda. Mereka berasal dari imigran Maroko dan Turki sebanyak 73 persen dan pengungsi dari Timur Tengah 27 persen.

Meski minoritas, para muslim berinteraksi nyaman di ibu kota Belanda. Sebagian mereka bahkan mampu terjun ke dunia politik. Terdapat beberapa politisi lokal muslim yang terkenal di Amsterdam. Di antaranya, Ahmed Aboutaleb, seorag pejabat di wilayah Alderman dan Ahmed Marcouch, ketua distrik Slotervaart.

Muslimah Amsterdam juga bebas berjalan di jalanan kota dengan mengenakan jilbab. Tak ada larangan eksplisit mengenai jilbab di sana. Muslimah yang mengenakan burqa atau cadar pun mendapat hak mereka. Meski sempat ditentang pada 2003, yakni saat insiden larangan mahasiswi Muslim Amsterdam mengenakan burqa, namun dua tahun kemudian larangan tersebut dicabut. Selain itu, di Amserdam juga adanya fasilitas Masjid khusus perempuan.(utin)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in CULTURE

  • Ijin Mengemudi Bagi Pilot Perempuan Diterbitkan Arab Saudi

    hanivamagazine.com – Arab Saudi semakin serius mendiversifikasikan rencana ekonominya dengan menghapus sejumlah hambatan kerja, khususnya bagi perempuan. Setelah membolehkan perempuan mengemudikan...

    Hanivamagazine.comAugust 30, 2018
  • Emara Superhero Perempuan Berhijab Di Film Kartun Arab

    hanivamagazine.com – Film mini seri kartun perempuan Muslim superhero, Emara, yang tayang di YouTube semakin diminati penonton mesku penampilannya melawan genre, yakni berhijab....

    Hanivamagazine.comAugust 29, 2018
  • BMKG :Gempa 5,6 SR Guncang Yogyakarta

    hanivamagazine.com – Telah rerjadi gempa berkekuatan 5,8 pada skala Richter di Gunungkidul, Yogyakarta. Gempa ini terjadi pada Rabu dini hari, 29...

    Hanivamagazine.comAugust 29, 2018
  • Perempuan Arab Ini Terancam Hukuman Mati

    hanivamagazine.com – Amnesty International untuk Timur Tengah, Samah Hadid, mendesak Kerajaan Arab Saudi agar menghentikan hukuman mati terhadap Israa al-Ghomgham dan...

    Hanivamagazine.comAugust 24, 2018
  • Karna ‘Supreme’, Koran Ini Dihargai Jutaan Rupiah

    hanivamagazine.com- Siapa yang gak kenal brand bergengsi ‘Supreme’. Setiap produk yang terdapat logo persegi panjang merah itu pasti memiliki harga yang...

    Hanivamagazine.comAugust 20, 2018