Connect
To Top

Pasar Tasik Surganya Hijab Di Thamrin City

Hanivamagazine.com – Jika Anda belanja di Thamrin City, Anda wajib untuk mengunjungi lantai 5 Pasar Tasik Thamrin City. Disana berbagai model hijab di jual dengan harga yang sangat murah. Meski murah, namun Pasar Tasik tidak menjual barang dengan kualitas buruk, semua jenis bahan, corak, warna hijab tersaji disana.

Namun meski sekarang ini Pasar Tasik telah banyak dikenal, tapi popularitas pasar ini, tidak akan lepas dari peran Pasar Tanah Abang. Seperti sejarah mencatat, awalnya Pasar Tasik bermula di Tanah Abang, namun sejak kebakaran pada tahun 2003, pedagang kain bordir dan semua pedagang Pasar Tasik pindah ke Thamrin City lantai 5.

Pasar yang penjualnya berasal dari Tasikmalaya ini dulunya dikenal sebagai Pasar yang padat, pengap, dan penuh tindak kriminal ketika itu masih berlokasi di Pasar Tanah Abang yang hanya berjarak 100 meter dari Pasar Tanah Abang, 10 tahun silam. Dan karena para pedagang Pasar Tasik mengalami kesulitan untuk mencari tempat untuk dagangan mereka di Tanah Abang, akhirnya mayoritas pedagang Pasar Tasik seluruhnya pindah dari Tanah Abang.

Namun, saat itu Thamrin City masih dalam proses pembangunan akhirnya dengan koordinasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, para pedagang pun harus rela membuat pasar darurat di sekitar waduk Melati, tak jauh dari Thamrin City. Bahkan ada yang berjualan dengan mobil bak terbuka. Selama dua tahun para pedagang Pasar Tasik berjualan di sekitar Waduk Melati dan akhirnya pada tahun 2005, para pedagang dapat pindah ke Thamrin City. Namun tidak semua pedagang ada mau pindah, sebagian ada yang kembali berjualan ke Pasar Tanah Abang karena beranggapan Pasar Tanah Abang lebih terkenal.

Ketika seluruhnya pindah ke Thamrin City, para pedagang kain bordir Pasar Tasik menempati lantai dasar, kemudian pindah ke lantai tiga pada tahun 2007. Dan dikarenkana sewa toko di lantai tiga terlalu mahal, pedagang memutuskan pindah ke lantai lima. Para pedagang berpendapat, lantai 5 lebih dekat dengan parkiran mobil dan harga sewanya lebih murah 50%. Untuk harga sewa lapak di lantai lima itu hanya Rp 14 juta per tahun, untuk harga sewa toko Rp 50 juta per tahun. Karena lokasi berdekatan dengan parkiran, pedagang dapat dengan mudah memindahkan kain bordir dari mobil ke tempat penjualan. Sejak pindah, kini Pasar Tasik memiliki susana yang nyaman dan aman membuat Pasar Tasik berkembang.

Yang menjadi pembeda Pasar Tasik dengan lantai-lantai lainnya yang ada di Thamrin City, di sini kita akan temui pembeli dan penjual yang melakukan transaksi dengan posisi duduk menggunakan kursi plastik. Maklum lah di Pasar Tasik ini, yang jualan tidak semua berada di lapaknya. Tapi ada juga yang berdagang di lanat. Nah, pedagang yang berdagang di pinggiran jalan inilah yang melakukan transaksi dengan menggunakan bangku plastik.

Untuk model jangan kawatir, Pasar Tasik di Thamrin City ini bisa dibilang surganya hijab. Hampir semua model hijab ada di pasar ini. Bahkan kalau mau tau model hijab apa yang sedang ini, lihatlah apa yang sedang banyak dijual oleh pedagangnya. Saat ini sendiri di Pasar Tasik Tanah, hijab satin sedang banyak dijual.

Barang dagang seperti mukena, yang bisanya dijual Rp150.000 per lembar itu dapat didaat di Pasar Tasik hanya Rp90.000-Rp100.000 dan juga banyak baju atasan perempuan yang harganya Rp40.000 atau Rp100.000 per 3 lembar. Tak hanya itu, dengan berkembangnya fashion hijab di Indonesia membuat Pasar Tasik dipenuhi dengan berbagai jenis dan model hijab, mulai dari pasmina, satin, katun, rawis dijual hanya Rp.100.000 Anda bisa dapat 5 pcs.

Tips untuk Anda yang ingin ke Pasar Tasik. Keliling-keliling dululah ke beberapa toko atau lapak untuk survei harga, Jangan sampai menyesal, karena di setiap toko harganya bisa berbeda meski barangnya sama. (Ranov)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in CULTURE