Connect
To Top

Kisah Di Balik Patung Perunggu di Inggris, Ternyata Muslimah yang Gigih Berjuang Melawan NAZI

Hanivamagazine.com – Banyak kisah perempuan-perempuan Muslim pemberani yang ikut memperjuangkan kemerdekaan negerinya. Di antaranya adalah Noor Inayat Khan Keberaniannya saat perang membuahkan julukan “Macan Betina Inggris.”

Noor Inayat Khan, lahir pada 2 Januari 1914 adalah agen Special Operations Executive (SOE) Sekutu semasa Perang Dunia II. Secara anumerta ia dianugerahi George Cross, penghargaan sipil tertinggi di Britania Raya dan Persemakmuran.

Noor merupakan keturunan India dan Amerik. Sebagai agen SOE, ia merupakan operator radio perempuan pertama yang dikirim dari Britania Raya ke daerah pendudukan Prancis.

Setelah Perang Dunia II, Prancis diserbu oleh tentara Jerman, Noor dan keluarganya melarikan diri ke Bordeaux. Setelah itu, melalui jalur laut mereka menuju Inggris dengan berlabuh di Falmouth, Cornwalldi, pada 22 Juni 1940. Setelah pelarian tersebut, Noor dan adiknya, Vilayat, yang belakangan diketahui sebagai ketua Ordo Sufi Internasional, bekerja sama mengalahkan tirani NAZI.

“Saya berharap India akan memenangkan perang ini. Dan beberapa orang orang India dapat melakukan sesuatu untuk bersekutu, itu merupakan tindakan berani dan akan dikagumi, itu akan menjembatani antara orang-orang Inggris dan India,” ujar Noor lewar suratnya dalam buku Rozina Fisram berjudul, Ayahs, Lascars and Princes: The story of Indians in Britain 1700-1947.

Dan pada 13 september 1944 dengan senapan yang tertuju tepat di kepalanya, Noor berteriak lantang demi kemenangan Inggris, akhirnya ia wafat diberondong peluru tentara Jerman.

Untuk mengenang jasanya, ia dibuatkan patung perunggu. Merupakan penghargaan pertama untuk perempuan Muslim di Inggris.

Noor lahir dari seorang ayah bernama Hazrat Inayat Khan, yang merupakan bangsawan Muslim di India. Keluarganya keturunan Sultan Kerajaan Mysore, India, pada abad ke-18. Ayahnya seorang musisi dan guru tasawuf di Eropa. Sang Ibu, Ameena Begum (Ora Meena Ray Baker), berkebangsaan Amerika berasal dari Albuquerque, New Mexico. Tepat pada tahun kelahirannya, pecah Perang Dunia I dan keluarganya memutuskan pindah ke Bloomsbury, London.

Reporter : Ranov

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in INSPIRING